lampard akrab bobol liverpool

4.15.2009

lampard akrab bobol liverpool





Berita Bola: London - Dua gol Frank Lampard ke gawang Liverpool menjadikan gelandang Chelsea itu sudah lima kali menjebol gawang The Reds di dua musim terakhir. Lampard kian akrab menjebol gawang Liverpool.

Lampard menjadi man of the match tatkala Chelsea menyingkirkan Chelsea di perempatfinal Liga Champions, Rabu (15/4/2009) dinihari WIB. Dua golnya berkontribusi untuk hasil 4-4 yang menjadikan The Blues lolos dengan agregat 7-5.

Gol kedua Lampard ke gawang Liverpool terasa sangat spesial karena gol itu bisa dibilang mengunci tiket semifinal ke tangan Chelsea. Dalam keadaan Liverpool unggul 4-3, satu gol tambahan dari pasukan Rafa Benitez bisa menamatkan kans Chelsea.

Tampilnya Lampard menjadi penentu mengulangi kiprah yang sama darinya tahun lalu. Juga di Liga Champions, gelandang 30 tahun itu mencetak satu gol ke jala Liverpool yang membawa Chelsea menang 3-2 sekaligus lolos ke final kompetisi terakbar Eropa tersebut dengan agregat 4-3.

Lagi-lagi, status satu gol Lampard saat itu juga sangat penting. Gol di babak perpanjangan waktu itu menjadikan Chelsea memimpin 2-1 sebelum Didier Drogba melengkapinya jadi 3-1. Gol Ryan Babel kemudian hanya memperkecil kekalahan Liverpool saja.

Gol itu juga menjadi istimewa karena dicetak hanya beberapa hari setelah ibu Lampard, Pat, meninggal dunia. Kala itu, Lampard terlihat sangat emosional seusai mencetak gol. Musim itu, Lampard mencetak tiga gol ke gawang Liverpool; masing-masing satu di Liga Champions, Liga Inggris dan Piala Liga.

Dua gol yang disarangkan ke jala Liverpool, Rabu (15/4/2009) dinihari WIB, menjadikan Lampard rutin membobol gawang 'Si Merah' di tiap musim sejak 2007-08. Namun dua gol itu menjadi yang pertama sekaligus terakhir karena Chelsea tidak akan berjumpa Liverpool lagi musim ini.

Meski menjadi man of the match, Lampard tidak mau memonopoli sanjungan untuk dirinya saja. Baginya, keberhasilan tim London barat itu ke empat besar adalah berkat kontribusi seluruh pemain.

"Itu adalah sebuah pertandingan sepakbola yang hebat. Kami mempersulit diri sendiri dan Liverpool adalah tim yang fantastis. Tetapi menyenangkan bisa lolos," kata Lampard kepada ITV.

"Karakter kami pada saat jeda, untuk bisa membalikkan keadaan, menggambarkan (karakter) para pemain," tandasnya. (dtc/arp/a2s)

0 komentar :

Post a Comment

Ilmu Yang Tidak Diamalkan Adalah Kosong